Header Ads Widget

Episode 43: Hanya sedikit perubahan sudut pandang dapat membuat perbedaan besar dalam cara terbukanya, bukan?

 


Sang Pangeran Pelindung dan Reuni di Gerbang Akademi

Dalam naskah aslinya, Luke—atau nama aslinya, Lucas Highland—adalah karakter pendukung yang sering terabaikan. Sebagai putra tidak sah dari Kadipaten Agung Highland yang diasingkan, ia adalah "Pangeran Malang" yang menemukan perlindungan di wilayah Victor. Di sana, ia tumbuh sebagai sosok kakak bagi Randy.

Namun, di alur waktu ini, kegilaan Randy telah mengubah nasib Luke. Alih-alih menjadi petualang pengelana yang penuh dendam, Luke memilih menjadi ksatria pelindung demi membalas budi keluarga Victor. Dan kini, takdir membawanya menjadi pelindung bagi Cecilia von Heartfield.


Keputusan Sang Earl: Benteng untuk Cecilia

Mari kita putar balik waktu sejenak ke wilayah Earldom Heartfield...

Cecilia berdiri di balkon kediamannya, menatap pelabuhan yang kini sibuk dengan pengiriman makhluk ajaib ke wilayah Victor. Berkat rencana "liar" Randy mengenai serum kecantikan dan produk daging babi, ekonomi wilayahnya mulai bangkit. Namun, bayang-bayang pembunuh bayaran yang menyerang tempo hari masih menghantuinya.

"Ayah, Ibu... aku pulang," sapa Cecilia saat memasuki ruang kerja ayahnya, Count Heartfield.

"Cecily, maaf harus memanggilmu tiba-tiba," ujar sang Count dengan nada berat. "Keamanan di ibu kota sedang tidak stabil. Kami tidak tahu siapa yang mengincar kalian. Aku sempat berpikir untuk memintamu mengambil cuti dan tetap di sini."

Cecilia menegang. Baginya, akademi bukan sekadar tempat belajar, melainkan tempat di mana ia menemukan kawan-kawan sejati. "Tapi Ayah, aku ingin tetap di sana... aku ingin melihat rencana kita berhasil."

Sang Count tersenyum tipis. "Aku tahu. Itulah sebabnya, Tuan Lucien Victor mengirimkan seseorang. Seorang pemuda dengan garis keturunan terpercaya dan kemampuan ksatria yang luar biasa."

Pintu terbuka. Sosok pemuda berambut pirang dengan mata biru yang teduh namun tajam melangkah masuk. Baju zirahnya mengkilap dengan lambang keluarga Victor dan Heartfield yang bersanding.

"Senang bertemu dengan Anda, Lady Cecilia. Nama saya Luke," sapanya dengan suara bariton yang mantap.

Cecilia tertegun. Ia tahu Randy adalah pengawal Liz, dan Harrison mengawal Randy. Namun, mengirim satu lagi ksatria elit ke Heartfield? "Apakah wilayah Victor akan baik-baik saja jika Anda di sini?"

Luke tersenyum lembut, sebuah senyum yang mengandung kepercayaan diri absolut. "Jangan khawatir, Milady. Ketidakhadiran saya tidak akan memengaruhi pertahanan Victor. Kekuatan terkuat keluarga Victor masih ada di sana... menjaga rumah kami."


Reuni Dua 'Monster'

Kembali ke masa kini, di depan gerbang Akademi Alexandria...

Sebuah kereta mewah dengan lambang keluarga Heartfield berhenti tepat di depan Randy dan Liz. Luke keluar lebih dulu dengan gerakan yang sangat elegan, layaknya seorang pangeran sejati, lalu mengulurkan tangan untuk membantu Cecilia turun.

Mata Randy membelalak. Liz dan Cecilia segera berpelukan, merayakan kepulangan sang sahabat. Namun, suasana di antara kedua pria itu mendadak menjadi sangat dingin. Mereka saling menatap tajam, berdiri membeku seolah sedang mengukur kekuatan satu sama lain.

"Randy... Luke... ada apa?" tanya Liz cemas melihat atmosfer yang menegang.

Tiba-tiba, Randy dan Luke menyeringai bersamaan. Tanpa aba-aba, mereka melangkah maju, saling mencengkeram tangan dengan erat, dan berpelukan layaknya saudara yang lama tak berjumpa.

"Sepertinya kau sedang merencanakan sesuatu yang gila lagi di ibu kota, hah, Randy?" bisik Luke sambil menepuk punggung Randy dengan keras.

"Dan kau sendiri, Luke? Menjadi pengawal wanita bangsawan tercantik di wilayah timur... kau benar-benar tahu cara memilih pekerjaan," balas Randy dengan tawa lepas.

Di alur cerita asli, Luke seharusnya menjadi karakter penyendiri yang baru muncul saat kehancuran mengancam. Namun di sini, berkat keberadaan Randy yang "tidak masuk akal", Luke berdiri tegak sebagai ksatria pelindung, siap menghadapi badai apa pun yang akan menerjang akademi bersama saudara angkatnya.


Previous Chapter | LIST | Next Chapter